I’m the bigger fool for waiting for you

 

 

Author : Erin choi…

Song : . . . .

Cast : lee donghae, choi hyun ri.

***

Hyun ri hanya bisa terdiam ketika tubuh itu berjalan melewatinya tanpa menoleh atau pun tersenyum kearahnya. Berpura – pura tidak melihatnya, atau sama sekali memang gadis itu memeng tidak terlihat dimatanya sama sekali.

Sudah kesekian kalinya hyun ri terdiam ditempat ia berdiri tanpa bisa berkata apa – apa.

Kebodohannya membiarkan laki – laki itu masuk kedalam pikirannya dan mengacaukan semua kerja otaknya.

Kebodohannya karena membiarkan perasaan terhadap laki – laki itu, laki –laki yang bernama lee donghae menjadi seperti bom atom yang akan siap meledak kapan pun tanpa dirinya sendiri tidak tau kapan.

Kebodohannya untuk terus mengikuti kemana pun laki –laki itu pergi, berharap laki – laki itu bisa menatapnya tapi nyatanya tidak.

Bahkan hanya sebatas senyuman laki –laki itu, hal yang awalnya dirinya sendiri berpikir sangat mudah untuk mendapatkannya sekali pun, tidak pernah ia dapatkan.

“Apa aku sebegitu menyedihkannya dimatamu? Bahkan untuk tersenyum padaku pun kau begitu sulit..” lagi – lagi gadis itu berbicara pada dirinya sendiri, pertanyaan yang sudah teramat sering ia gumamkan.

Semua hidupnya ketika mengenal laki – laki itu berubah begitu saja, dengan terang – terangan dia menatap laki – laki itu, mengikuti laki – laki itu ketika berjalan, bahkan hal yang paling bodoh dilakukannya, mengikuti laki – laki itu ketika berkencan dengan kekasihnya. Mengingat terkadang laki – laki itu tidak terlalu baik dimata orang lain, laki – laki yang memang suka berganti – ganti pasangan.

Dia jelas sakit, tapi sakit itu hilang begitu saja ketika terkadang laki – laki itu tanpa sengaja beradu pandang dengannya, sepersekian detik.

Karena jelas gadis itu tidak terlihat dimata laki – laki itu.

Tapi sangat cukup dengan mata itu menatap matanya, bagi hyun ri itu sudah melebihi dari obat hatinya.

Dia bisa saja berteriak seperti gadis lain mengatakan bahwa ia mencintai laki – laki itu, tapi hyun ri bukan gadis seperti itu, dia lebih suka memendam semua perasaannya sendiri, membiarkan pikirannya berkembang tentang laki – laki itu, membiarkan laki – laki itu menjadi miliknya meski pun itu hanya pada saat iya tertidur, membiarkan laki – itu berada dalam mimpinya, kenyataan bahwa iya hanya ingin memberi cintanya untuk laki – laki itu tanpa perlu meminta balasannya.

“Mencintai itu tidak burukkan?!”

Tidak buruk memang, asalkan ia sanggup, sanggup dengan apa yang akan ia terima sendiri.

“mencintai itu tidak salahkan?!”

Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar dalam hal mencintai, karena apa? Karena semuanya berjalan beriringan.

Hingga sampai batas dimana hyun ri bisa bertahan, memutuskan untuk menyampaikan semuanya melaui selembar kertas dengan tinta yang sudah terukir di atasnya ia selipkan kedalam saku tas laki – laki itu.

Iya pergi..

Pergi ketempat dimana laki – laki itu tidak ada, memulai hidupnya kembali.

Dan jelas.. tanpa laki – laki itu, karena ia tidak ingi berharap terlalu jauh terhadap laki – laki itu.

***

Donghae pov

Aku baru saja pulang dari tempat kerjaku. Dengan bingung menatap sebuah lipatan kertas didalam saku tas yang sedang ku pegang, dengan cepat aku membuka kertas itu dan membacanya.

Tanpa nama..

“siapa?” pikirku. Kemudian membaca isi surat itu.

. . . . . .

Annyeong lee donghae…

Hai! Apa kabar, eee.. maafkan aku karena sudah tidak sopan padamu dengan menulis hal kekanakan seperti ini.

Karena kau tidak mengenalku jadi aku akn memperkenalkan diriku.

Perkenalkan aku hyun ri, choi hyun ri..

Aku tau!

Mungkin kau tidak tau atau tidak menyadarinya, tapi aku hanya ingin mengatakan..

Maaf…

Maaf karena selama ini aku sudah membuatmu merasa risih dengan sikapku yang sudah mengikutimu kemana pun kau pergi.

Aku tau kau mengikutiku hyunri~ya, kau pikir aku bodoh he..

Maka dari itu aku ingin mengatakan selamat tinggal, meskipun hanya melalui sebuah surat ini..

Aku tau kau tidak mengenalku..

Tapi aku hanya ingin mengatakan yang sebenarnya, mengatakan perasaanku padamu.. tapi kau jangan marah dulu. Aku sama sekali tidak akan menuntut apa pun darimu donghae~shi, izinkan aku untuk mengatakannya disini.

Aku..

Aku mecintaimu..

Mianhae membuatmu marah..

Kau tidak usah mempedulikan perasaanku.

Hehee… astaga aku mempermalukan diriku sendiri.

Kau bodoh, dari dulu kau memang bodoh..

Apa lagi ya, aku sendiri juga bingung harus menulis apa, sedangkan kau sendiri tidak kenal denganku dan bahkan tidak tau wajahku seperti apa…

Aku mengenalmu, bahkan tau tanggal kau lahir 14 november’kan hyunri~ya..

Aku berjanji setelah kau membaca surat dariku, kau tidak akan terganggu lagi.

Sebenarnya aku sangat sedih mengatakan ini padamu, Aku akan pergi..

Akhh.. ne, aku tau kau tidak akan peduli denganku, ada atau tidak adanya diriku toh kau akan baik – baik saja, benarkan?

Bodoh! Sampai kapan kau akan seperti ini.

Lee donghae..

Lee donghae..

Kau tau aku sangat suka mengucapkan namamu.. lee donghae.

Aku menyukai segala hal yang ada pada dirimu.

Astaga.. kenapa aku jadi seperti ini lagi, baiklah aku akan mengakhiri surat ini, aku tau kau bosan membacanya sama sekali..

Jaga dirimu baik – baik ne..

Annyeong lee donghae..

Aku mencintaimu donghae~ya..

Aku mencintaimu.

. . . . . . .

Aku menggenggam kertas yang baru selesai ku baca.

Kenapa kau pergi disaat aku belum siap untuk mengatakan semua perasaanku padamu, kenapa kau tidak menungguku sebentar lagi dan bertahan dengan sikapmu, dengan memilih pergi melepaskanku.

Asal kau tau gadis bodoh..

Aku lebih mencintaimu.

“End….”

Advertisements

6 thoughts on “I’m the bigger fool for waiting for you

  1. huaaah gantung coba dilanjut kisahnya TT
    tapi tetp daebak, semga next ff mrk bersatu 🙂

    semangat! gomawo syudh buat ff keceh : D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s