Abnormal Family

Tittle : Abnormal Family

Author : Sparyeulhye

Genre :Gaje

Rate : PG

Cast : Cho Kyuhyun, Park Jinhye (Ocs), Cho/Hwang Seokhyun

***

***

“Ya! Cho Seokhyun!! Kembalikan spatula Umma!!” perintah Jinhye yang tengah mengejar Seokhyun yang mengambil spatula miliknya. Pada saat ia memasak dengan mengendap-endap Seokhyun menuju dapru dan mengambil spatula Jinhye.

“Andwee!! Umma aku membutuhkannya,” sahut anak itu.

“Seokhyun~ah, Umma sedang memasak didapur sayang, kembalikan spatulanya,” bujuk Jinhye agar anaknya itu mau mengembalikan spatulanya.

“Seokhyun pinjam sebentar, nanti Seokhyun kembalikan kok,” ucapnya meyakinkan Ummanya.

Ia berhenti mengejar anak itu karena ia tahu anak itu akan terus lari darinya. “Memangnya kau mau apakan spatula itu sayang~?” tanyanya.

Seokhyun nampak gugup dengan pertanyaan yang dilontarkan Ummanya. Ia tak mungkin mengatakan alasannya meminjam spatula Ummanya, kalau sampai Ummanya tahu maka itu akan menjadi akhir yang buruk untuknya.

“Seokhyun hanya pinjam sebentar boleh ya, Umma?” ucapnya mengalihkan pembicaraan.

Jinhye memperhatikan gerak-gerik yang mencurigakan dari buah hatinya itu. Jika Seokhyun gugup dan tak menjawab perrtanyaannya malah mengalihkan pembicaraan ia sangat yakin ada yang disembunyikan anak itu darinya. Dan terbukti sekarang Seokhyun makin gugup ditatap seperti itu oleh Jinhye.

“Katakan!” ucap Jinhye.

“Ehmm..nde?? apa maksud Umma?” Tanya Seokhyun gugup.

“Katakan kenapa kau meminjam spatula Umma, ada yang kau sembunyikan dari Umma?” Tanya nya curiga akan kelakuan anaknya itu.

“Anhiyo, Seokhyun tak menyembunyikan apapun dari Umma,”

“Kau tak pandai berbohong Seokhyun sayang~, katakan siapa yang menyuruhmu?” selidiknya lagi.

”Sungguh, Seokhyun tidak bohong Umma,” ucapnya gelagapan sambil menunduk dan tangannya disembunyikannya dibalik tubuhnya sambil menggenggam spatula milik Ummanya.

“Kau tidak bisa membohongi Umma, sayang~. Apa Appamu yang menyuruhmu?” tanya Jinhye tepat sasaran.

“A-ani…”

“Dimana Appamu sekarang?” potongnya sebelum anak itu membantahnya lagi.

Seokhyun tidak bisa berkutik lagi dan terpaksa mengatakan dimana keberadaan Appanya.

“Appa diruang tamu,” ucapnya pasrah.

“Aish bocah itu, benarkan Appamu yang menyuruhmu?” ulangnya lagi.

Sementara itu Seokhyun hanya bisa menganggukkan kepalanya tanda bahwa semua yang dikatakan Ummanya adalah benar.

__

Sementara itu diruang tamu, Kyuhyun sedang asyik dengan steak game yang menggenggam erat ditangannya. Ekspresi seriusnya benar-benar bisa mengalahkan ekspresi siswa-siswa yang sedang mengerjakan ujian kelulusan. Tanpa ia sadari Seokhyun dan Jinhye sedang menuju kearahnya.

Jinhye berjalan didepan dan Seokhyun mengekornya dibelakang, anak itu semenjak tadi terus bergerak gelisah memikirkan apa yang akan menimpanya nanti. Setelah Appanya tahu ia dipergoki Ummanya dan dengan terpaksa mengaku.

Jinhye berhenti didepan pintu yang mengarah keruang tamu. Dilihatnya Kyuhyun yang sedang serius duduk bersila dilantai. Ia sangat tahu apa yang dilakukan suaminya itu. Menyeringai kecil dan kembali berjalan kearah Kyuhyun.

Jeklek~

Dengan sekali tarikan Jinhye melepas sambungan kabel penghubung listrik, hal itu mengakibatkan kegiatan yang dilakukan Kyuhyun terhenti seketika.

“Ya! Apa yang kau lakukan, Cho Jinhye!! Kau membuat permainanku berantakan!!” teriaknya kesal.

Jinhye melotot kearahnya, “Harusnya aku yang bertanya seperti itu, Tuan Cho. Apa yang kau lakukan pada Seokhyunnie, huh?”

Kyuhyun mendelik kearah Seokhyun seakan tahu apa yang telah dilakukan anak itu. Sementara Seokhyun hanya tersenyum tanpa dosa kearah Appanya. Dan membuat gerakan tangan yang menunjukkan ia tak melakukan apapun.

Kyuhyun mengerutkan kening seolah-olah ia tak paham apa yang dimaksud Jinhye.

“Jangan pura-pura tak tahu, Seokhyunnie sudah bilang padaku tentang apa yang kau perintahkan padanya. Kau keterlaluan Cho Kyuhyun, kenapa kau tak mau mengajari Seokhyunnie dalam mengerjakan PR Matematikanya, huh? Appa macam apa kau ini tidak mau mengajari anak sendiri malah asik bermain game, kau juga menyuruhnya untuk mengambil spatulakukan baru kau mau mengajarinya.” bentak Jinhye penuh emosi jiwa.

Kyuhyun menganga mendengar perkataan Jinhye.

PR Matematika? Apa maksudnya?

“PR Matematika?? Apa maksudnya, Cho Jinhye. Aku tak paham.” ucap Kyuhyun jujur.

“Sudah kubilang jangan pura-pura tak tahu!!” bentak Jinhye lagi.

Kyuhyun yang merasa disudutkan hanya bisa menganga parah, ia yakin Seokhyun mengadu yang tidak-tidak pada Ummanya.

Menyadari situasi yang tidak mengenakkan akan terjadi padanya, Seokhyun berniat lari dari tempat itu. Sebelum hal itu terjadi Kyuhyun sudah menghentikan rencana aksi kaburnya itu.

“Ya!! Seokhyunnie jangan kabur kau, apa yang kau katakan pada Ummamu?” Tanya Kyuhyun.

Seokhyun semakin gelagapan, “Anhiyo Appa, Seokhyun tak bilang apapun,”

Kyuhyun menyipitkan matanya memandang anaknya itu. “Kau tidak menuduh Appa yang macam-macam kan?”

“Emmm…Emm…” Seokhyun tak mampu berkata apa-apa.

“Seokhyun bilang Appa tak mau mengajariku Matematika karena sibuk bermain starcraft,” ucapnya innocent.

Kyuhyun membelalak kaget, “Mweoya, Appa kan tak bilang seperti itu tadi,”

“Cho Kyuhyun, Cho Seokhyun, kalian berdua benar-benar!! Seokhyunnie katakan sejujurnya atau…” ancam Jinhye.

“Arrayo, Appa bilang tidak akan mengajariku bagaimana cara mengalahkan raja di level akhir gameku kalau aku tak bisa membawakan spatula Umma pada Appa,” ucapnya merengut karena kebohongannya terbongkar dan hukuman yang akan ia dapatkan nanti membuatnya ciut.

“Hye~ya, bukan seperti itu, aku-“ sangkal Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun, kau menyuruhnya karena kau tak ingin Seokhyunnie mengganggumu bermain starcraft, kan? Ck~ kalian berdua, anak dan appa sama saja,” Jinhye semakin kesal dibuat anak dan suaminya itu.

“Baiklah, karena kalian sudah membuat acara memasakku terganggu, kalian akan mendapat hukuman dariku,” ucap Jinhye.

“Ummaa…”

“Hye~ya…”

Rengek Seokhyun dan Kyuhyun berbarengan. Mereka tahu betul hukuman apa yang akan mereka dapatkan, kalau tidak dilarang bermain game lagi atau mereka akan diberi makan sayur sebagai menu makan mereka.

Seokhyun tertunduk lesu sementara Kyuhyun mendelik kearahnya, “Kyunnie~ jangan menyalahkan Seokhyunnie, harusnya kau sadar kau sudah memiliki anak bersikaplah dewasa,” nasehat Jinhye.

“Akukan hanya bermain sebentar Hye~ya,”

“Aku akan menyita PSP-mu, kau tak ku ijinkan memakainya selama seminggu. Kau juga Cho Seokhyun karena kau membohongi Umma, Umma juga menghukummu, kalian paham?” tanyanya.

“Umma~ya” ucap Seokhyun dengan mengandalkan puppy eyesnya.

“Itu tak mempan untuk Umma, Seokhyun sayang~” ucap Jinhye yang sukses membuat Seokhyun kembali merengut.

“Hye~ya aku tak masalah kau menyita PSP-ku, akukan masih bisa meminjam PSP-nya Heechul Hyung,” ucap Kyuhyun penuh kemenangan.

“Appa curang,” sahut Seokhyun tak terima.

“Berani kau melakukan itu kau tak akan mendapat jatahmu, Cho Kyuhyun. Lagipula Heechul Oppa kan sedang wamil, Kyuhyun sayang~” ucap Jinhye sinis pada Kyuhyun.

“Hye~ya, mana bisa kau melakukan itu padaku,” ucap Kyuhyun takut, mana bisa ia hidup tanpa jatahnya itu. Lebih baik ia tak makan sama sekali daripada ia tak mendapatkan jatahnya.

“Terserah kau, tak mendapat jatah atau PSP-mu yang akan menyumpal di mulutmu,”

“Umma aku bagaimana, kau tak akan memberi makan aku dengan makanan kambing itukan?” rayu Seokhyun.

“Anhiyo sayang~ kau jangan meniru Appa-mu itu, lagipula sayur itu bukan makanan kambing. Kau jangan seperti Appa-mu itu, mukanya penuh lubang karena tidak suka makan sayur, makanlah sayur yang banyak agar kulitmu halus seperti Umma,” ucap Jinhye narsis.

“Narsis sekali kau, Cho Jinhye,” sindir Kyuhyun tak terima dengan ucapannya tadi.

“Wae?? Kenyataannya memang seperti itu, ada yang salah dengan ucapanku,” ucapnya lag sambil melotot kearah Kyuhyun.

“Ck~ dasar wanita!!” umpat Kyuhyun kesal yang dibalas pelototan mata oleh Jinhye.

Kyuhyun yang kesal meninggalkan Jinhye dan Seokhyun lalu melenggang kekamarnya.

“Ya!! Mau kemana kau?” tanya Jinhye.

“Tidur,” sahutnya.

Kyuhyun pun pergi kekamarnya, sementara diruang tamu Jinhye sibuk menasehati pangeran kecilnya. Ia tahu Seokhyun mengikuti kelakuan Appa-nya yang terlewat evil. Nasehat-nasehat Jinhye tidak akan bertahan lama diotak Seokhyun, sebentar kemudian ia akan lupa lagi dan kembali bersikap sama dengan Appa-nya. Anak dan appa benar-benar mirip kelakuannya, kadang Jinhye dibuat pusing dengan kelakuan dou evilnya itu. Namun ia bersyukur dikarunia dua evil yang sangat disayanginya itu. Seokhyunlah yang membuat rumah tangga mereka menjadi lebih berwarna.

THE END~

Hahaha…gaje banget kan???

Advertisements

11 thoughts on “Abnormal Family

  1. Hii aku readers baru*lambai2*
    salam kenal ya author cantik:D

    heeh ff-nya bagus:)
    btw ini blognya masih baru ya? Kayaknya ffnya masih sedikit?

    Ini ceritanya gimana?
    Oneshoot gitu aja? Gak ada sambungannya?

  2. aku suka cerita family seperti ini, bener-bener abnormal. Dan seokhyun kecil2 udah berani bohong sama ibunya. Kyuhyun juga tingkahnya ga jauh2dari anaknya. Daebak lah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s