(SongFic) I Hate My Self

<Series One>

Gambar

(SongFic) I Hate My Self

 

Cast : Lee Donghae, Choi Hyunri, Yoon Si Yoon.

Genre: Other.. Sad..

Author : LHR_Neul.

Song By K_Will I Hate My Self

 

***

 

I tell the funny stories I used to tell you

Like a robot, I say the same things over and over again

On the outside, I am smiling but it’s not as great as it looks

Because I keep seeing her as you

 

 

 

Saat dipikiran sang gadis kembali terlintas kilasan-kilasan masa lalu. Berpikir bahwa nyatanya tidak ada yang perlu dipersalahkan..

 

“Kau tau saat kau menelponeku mengatakan bahwa sudah amper jam 9 pagi dan Dosen amper masuk, aku baru sadar bahwa aku benar-benar melupakan kuliahku, setelah itu aku langsung kekamar mandi menggosok gigiku, membasuh wajahku dan tanpa mandi aku berangkat kekampus.. hahaha, bukankah itu lucu.. hahaa, aku tidak menyangka aku semenjijikkan itu Yoo..” Hyunri terus tertawa tidak peduli dengan tatapan laki-laki yang ada dihadapannya sekarang, laki-laki yang dipanggilnya Yoo itu, laki-laki yang baru dikenalnya dan dekat dengan 3 minggu belakangan ini.

“Hahaa, ada apa denganku, apa yang sudah kumimpikan sampai-sampai aku bisa seperti itu..” Hyunri terus tertawa tanpa menyadari perubahan raut wajah laki-laki yang tengah duduk dihadapannya sekarang.

“Kenapa kau tidak tertawa Yoo? Kau tau ini bahkan sangat memalukan, aku tidak bisa membayangkan bagaimana wajahku saat itu..” Hyunri terus berpikir bahwa ini benar-benar lucu.

“Kau sudah menceritakan ini berulang-ulang Hyunri~ya” jawab Si Yoon menatap gadis yang duduk dihadapannya sekarang, membuat tawa Hyunri berhenti dan langsung membuat suasana berubah menjadi canggung.

“Ne? Aku sudah menceritakannya ya? Ku pikir belum. Maaf..” Hyunri mengambil minuman yang ada dihadapannya dengan sedikit kikuk lalu meminumnya.

“Maksudku bukan seperti itu Hyunri~ya..” Sela Si Yoon merasa tidak enak karena melihat dengan cepatnya ekspresi gadis yang ada dihadapannya ini berubah. Ekspresi saat Gadis itu pertama kali bertemu dengannya, cenderung dingin.

“Gwaenchana..”

Gadis itu berpikir telalu jauh, ia berpikir bahwa Si Yoon sama dengan Donghae, Hyunri pikir laki-laki yang ada dihadapannya sekarang akan tertawa dengan apa yang ia ceritakan meskipun ia sudah pernah mendengarnya, Hyunri pikir Si Yoon mengerti seperti bagaimana Donghae memahaminya. Tapi nyatanya Gadis itu selalu salah menganggap bahwa seorang yang tengah bersamanya sekarang adalah Yoon Si Yoon dan bukan Lee Donghae.

Hyunri ingin menangis, meskipun dirinya sedang tertawa. Ia ingin menangis menyadari kenyataan bahwa laki-laki itu sudah pergi, bahwa laki-laki itu sudah tidak berada disisinya lagi, sudah meninggalkannya. Ia memang marah pada laki-laki itu saat bagaimana laki-laki itu pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun.

Pergi tanpa memandang wajahnya, atau pun menolehkan kepalanya kearah Hyunri, apakah laki-laki itu tau bagaimana Gadis itu berusaha untuk menggunakan kakinya dengan benar agar ia tidak terjatuh saat langkah laki-laki itu semakin menjauh dan menghilang.

Tapi pada kenyataannya sekeras apa pun ia berusaha untuk bangkit dari keterpurukkannya, ia tidak bisa. Hyunri tidak pernah membenci laki-laki yang telah meninggalkannya, tapi ia lebih membenci dirinya sendiri, ia membenci dirinya yang seperti ini tanpa laki-laki itu.

“Hyunri~ya..” panggil Si Yoon.

“……”

Tidak ada jawaban sama sekali dari Hyunri, karena ia terpuruk dalam pikirannya sendiri.

“Hyunri~ya..” panggil Si Yoon lagi sambil mengibaskan tangannya didepan wajah Hyunri.

“Ah.. ne..” jawab Hyunri tersadar.

“Kau melamun?..”

“Ani.. Maaf..”

 

 

 

 

I stop by that place that you liked

I pick out some clothes that you would like

And I celebrate a birthday of someone that’s not you

Even I think I am pretty ridiculous

Langkah Gadis itu berhenti disebuah jalan yang terlihat lengang, sambil menatap kesebuah tempat yang berdiri dengan kokohnya. Pikiran gadis itu kembali pada saat masa lalunya.

“Hey.. kenapa kau selalu membawaku ketempat ini?” Tanya Hyunri pada laki-laki yang tengah melingkarkan lengannya disekeliling punggung Gadis itu, bukan mengekang lebih tepatnya laki-laki yang bernama Donghae itu menegaskan pada orang-orang yang berlalu lalang bahwa Gadis yang ada dipelukannya sekarang jelas miliknya.

“Pilihkan tuxedo yang cocok untukku, aku tidak mau terlihat tidak mengesankan didepan Appa nanti saat meeting..” Pinta Donghae sambil menatap Gadis disampingnya.

“Baikalah  Tuan Lee..” Jawab Hyunri.

Kilasan masa lalu itu sangat jelas, gadis itu tidak akan mudah menghilangkan semua kenangan yang telah ia lalui bersama laki-laki itu dengan begitu saja.

Tanpa dikontrol langkah Gadis itu bergerak dengan perlahan, masuk kedalam butik yang terlihat elegan namun mewah tersebut. Saat Gadis itu mendorong pintu masuk, saat itu juga ia seperti kembali kemasa lalu, tapi nyatanya apa yang dilihatnya sekarang tidak jauh berbeda hanya saja tempat ini terlihat lebih penuh dengan barang-barang yang baru dilihatnya. Dan tentunya tanpa ada laki-laki itu disampingnya.

Gadis itu membalas senyum para karyawan yang ada dibutik tersebut.

Langkah Gadis itu semakin masuk kedalam menyusuri setiap lorong butik yang disamping menampakkan berbagai macam jenis tuxedo laki-laki berkelas. Tangan Gadis itu terulur menggapai dan menyentuh satu-persatu deretan tuxedo itu.

Tangan Gadis itu kembali berhenti pada satu titik, dimana ada satu tuxedo berwarna hitam yang sangat cocok untuk laki-laki itu –Donghae. Tuxedo yang berwarna sama dengan apa yang dipilihkannya waktu itu untuk Donghae.

“Bagaimana kalau yang ini? Aku rasa ini cocok untukmu..” ucap Hyunri sambil memperlihatkan tuxedo berwarna hitam yang ia tujukkan untuk laki-laki yang tengah berdiri dihadapannya sekarang, sambil menatap tuxedo yang dipegang oleh Hyunri –kekasihnya.

“Hitam cocok untukmu..” tambah Hyunri lagi.

“Kurasa tidak buruk..” jawab Donghae menyeringai.

“Ini bagus tau..”

“Bagus untukku? Atau karena kau menyukai warna hitam eo?” Tanya Donghae balik ingin bermain-main dengan kekasihnya sebentar, menimbulkan perdebatan kecil diantara mereka. Membuat para karyawan butik tersebut hanya bisa menyembunyikan senyum mereka melihat pasangan kekasih itu.

“Hey.. Kau marah denganku?” Tanya Donghae sambil menatap Hyunri dari samping, setelah perdebatan dibutik tadi, Gadis itu lebih memilih untuk diam tanpa berniat untuk berbicara sedikit pun.

“Aku tidak marah” Elak Hyunri.

“Aku mencintaimu.. Choi hyunri.”

“Tidak usah membual denganku Lee Donghae” Balas Hyunri dengan penuh penekanan pada setiap kata yang keluar dari mulutnya untuk kekasihnya itu, kadang ia berpikir apa laki-laki itu juga bersikap sama kepada wanita-wanita lain atau wanita sebelum dirinya.. Romantis.. seperti apa yang sering ia lakukan pada Hyunri.

“Hahahaa…” Tawa Donghae sambil menarik tubuh Gadis itu agar berhadapan dengannya.

“Aku selalu menyukai apapun yang kau pilihkan untukku.. Tidak ada yang tidak kusuka..”

Entah apa yang ada dipikiran Hyunri, hingga ia membeli tuxedo berwarna hitam itu.

Hari dimana Gadis itu berulang tahun. Hari dimana Gadis itu harus bahagia, tertawa, dan merasa senang. Tapi nyatanya, hari itu adalah hari untuk pertama kalinya ia merayakannya tanpa laki-laki itu, tanpa orang yang sama seperti satu tahun yang lalu. Tapi dengan orang berbeda. Ia merayakannya..

***

Tears are forming in me but

In front of the other person, I pretend to be okay and smile

Me, acting like this – me, being so cowardly –

I crazily hate myself to the point that I get sick of it

Gadis itu hanya bisa diam tanpa bisa mengeluarkan sepatah kata, bahkan jika ia berbicara atau berteriak sekali pun tidak akan ada seorang yang mendengarnya.

Mata Gadis itu panas, cairan bening yang kini tengah memenuhi kelopak mata indah itu. Dengan cepat ia mendongakkan kepalanya keatas, berusaha mencegah cairan itu jatuh.

“Ada denganmu Hyunri~ya?” Tanya Si Yoon yang dari tadi memperhatikan tingkah laku Gadis yang kini tengah memenuhi kepalanya.

“Aku tidak apa-apa Yoo”

Didepan orang lain Gadis itu berusaha menghindar, terus berpura bahwa tidak terjadi apa-apa, berpura-pura bahwa dirinya baik saja, berpura-pura bahwa dirinya bahagia, berpura-pura tersenyum.

Tapi ada yang lebih menyakitkan dari apa yang dirasakan Gadis itu, ia membenci dirinya sendiri, ia membenci dirinya yang seperti ini, ia membenci dirinya.

***

Come back to me, I need you

Even if they say I’m crazy, I can’t go on without you

My heart says that it can’t forget you

I miss you, who still lives in my heart

 

Sampai pada saat dimana semua apa yang ia rasakan, apa yang Gadis itu sembunyikan dengan rapat dengan kepura-puraannya berada pada batas terbawah.

Hujan itu kembali turun saat Gadis itu sedang duduk disebuah kursi didekat taman bersama laki-laki yang bukan Donghae, tapi laki-laki yang berusaha membuatnya tersenyum.

Saat tetesan air itu jatuh tepat diatas kulit wajah Gadis itu, saat itu juga pertahanan gadis itu runtuh, semua yang ia sembunyikan.

Isakan itu dengan pelan keluar dari mulut Gadis itu, membuat laki-laki yang berada disampingnya dengan cepat menoleh dan menatap Gadis disampingnya.

“Hyun.. kau kenapa?” Si Yoon bertanya sambil memegang pundak Gadis itu, tapi sayangnya Gadis itu malah semakin terisak, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Berharap tangisannya reda.

“Hyun.. kenapa kau menangis seperti ini? Kumohon berhentilah menangis..”

Gadis itu tidak menghiraukan apa pun yang dikatakan oleh laki-laki yang ada disampingnya, hatinya terlalu sakit, tangannya memukul-mukul dadanya, sesak itu semakin mendera Gadis itu saat sakit itu semakin menggelayuti tubuhnya, sesak.

 

Mengabaikan kerasnya gemuruh hujan yang menghantam tubuh sang gadis yang kini tengah berdiri dibawahnya, membiarkan partikel air itu jatuh menghujani kulit wajah pucatnya, membasuh pakaian yang menyelimuti tubuhnya, tanpa berniat untuk berusaha menghindar sekali pun.

“Kumohon..” lirih Gadis itu pelan, bahkan untuk mengucapkan sepatah kata itu pun serasa amat sangat menyesakkan.

“kumohon Lee Donghae, kembalilah..” ucap gadis itu dengan gemetar, membuat laki-laki yang ada disampingnya tersentak mendengar nama yang keluar dari mulut Gadis. Ia jelas tau nama itu, orang itu..  laki-laki itu tau orang itu

“Berhenti menyebut nama laki-laki itu Choi Hyunri, ia sudah meninggalkanmu.. Berhenti membuat dirimu sakit seperti ini, ada aku disampingmu..” Teriak Si Yoon sambil mengepalkan tangannya menatap Hyunri.

“Kau tidak tau apa-apa..” Balas Hyunri.

“Masih banyak orang yang mempeduliakanmu, kenapa kau seperti ini hanya untuk laki-laki itu..” Ucap Si Yoon menahan emosinya. Sedangkan Gadis itu hanya tertuntuk sambil menangis.

“Aku mencintaimu..” Ucap Si Yoon yang membuat Hyunri mendongakkan kepalanya, menatap laki-laki itu dengan air mata yang membasahi wajahnya.

“Aku mencintaimu..” Tambah Si Yoon lagi, memberikan kesungguhan dimata laki-laki itu.

“Maaf..” Jawab Hyunri pelan, lebih kepada memohon.

“Maafkan aku..”

“Aku terlalu mencintainya Yoo.. Aku mencintainya.. dan aku tidak mau menyakitimu hanya untuk berpura-pura untuk mencintaimu, kau boleh membenciku, kau berhak marah denganku..” Jawab Hyunri semakin sesak menyadari bahwa dampak lai-laki itu saat meninggalkannya sampai separah ini.

“…..”

Yang terdengar hanya isakan Hyunri yang semakin menjadi, menyatu dengan gemuruh hujan.

“Maafkan aku, aku tidak bisa menepati janjiku..”

“Lee donghae kumohon..” kini rintihan Hyunri berubah menjadi teriakkan yang tidak bisa dikontrol oleh dirinya sendiri. Ia tidak peduli jika Si Yoon akan menjauhinya, ia tidak peduli jika orang-orang menganggapnya gila.

“Aku merindukanmu..”

***

Hujan adalah karunia dari Tuhan untuk umatNya..

Hujan juga adalah sumber kehidupan bagi para makhluk hidup yang ada dimuka bumi.

Setiap partikel air yang jatuh kemuka bumi ini tidak akan ternilai harganya, dengan melalui berbagai macam proses hingga partikel itu membentuk hujan yang membasahi apa pun yang ada dibawahnya..

Namun tidak dengan Gadis itu, ia tidak menyukai hujan.

Baginya hujan mempunyai dua sisi yang sama-sama menyakitkan

Menusuk kekulit sekaligus membuat beku..

Tidak menimbulkan kerusakan diluar, namun memberikan kehancuran didalam..

Karena saat hujan itulah..

Semua yang ia miliki hilang..

***

END

Advertisements

6 thoughts on “(SongFic) I Hate My Self

  1. Komentar apa2an itu..*ngeliriksexykyuhae*.
    Padahal ksian bnget tu sma si yoon.. Ckckc. Target slanjutnya yg bakal gw ehemmin, itu tu si abang song joong ki..*suitt~*
    kkeut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s