[Flash Fiction] – Lost

– Lost by Sparyeulhye –

wufan

-oOo-

Tidak dengan berhadapan. Tidak dengan menatap manik satu sama lain. Kau berpaling kearah lain. Mencoba menciptakan jarak diantara dirinya. Kau bahkan lupa jika wanita itu menyukai tempat kalian berada sekarang. Kau yang membawanya saat pertama kali kalian saling mengikat. Dan ditempat itu pula kau melepaskannya.

Dengan begitu kau bisa membuat bekas yang melekat untuknya. Apa itu yang kau rencanakan? Sungguh perpisahan yang manis untukmu, benarkan? Ah, kau senang membuatnya terluka? Apakah begitu?

“Kenapa?” sebuah kata protes yang kau dengar dari mulut kecilnya setelah ia membisu bebesapa saat.

Dengan santainya kau justru menjawab, “Aku sudah bosan,” Seperti melempari bom diatas kepalanya, wanita itu nampak terkejut.

“Aku membosankan, ya,” entah itu sebuah pertanyaan atau pernyataan, kau nampak tak menggubris ucapannya. “Maaf,” wanita itu berucap. Kau sungguh tak pantas mendapatkan ucapan maaf darinya. Sama sekali tak pantas. Karena pada konteksnya kau hanyalah seorang yang tak tahu diri. Yang tak pantas mendapatkan ucapan maaf dari hati tulusnya.

Lagipula dalam hal apa wanita itu meminta maaf padamu. Karena ia tak bisa memuaskanmu? Karena ia tak mampu memberi yang kau inginkan? Betapa bejatnya dirimu jika itu yang kau pikirkan. Setelah kau ucapkan kata-kata menyakitimu padanya, ia tak tampak menundukkan wajahnya. Tak menunjukkan rasa terlukanya padamu. Dengan beraninya ia menatap kearah matamu dan berkata ‘ia tidak apa-apa’. Padahal kau sendiri tahu dengan jelas yang terjadi padanya.

Masihkah kau menyebut dirimu pantas akan cintanya. Lihat seberapa ia berlapang dada menerima perlakuanmu padanya. Kau lihat kekecewaan yang tampak dari pendar matanya yang redup. Kau lihat betapa ia tersakiti karenamu. Kau lihat betapa kejamnya dirimu padanya. Dan setelah apa yang kau lakukan padanya, ia masih sempat memberikan senyum manisnya padamu.

Cih, betapa bodohnya dirimu. Membuang sesuatu yang harusnya kau pertahankan. Kau perjuangkan dengan gigih. Tidak dengan mencampakkannya dan meninggalkannya. Dan lihatlah. Wanita itu menangis karenamu. Dan dalam dirimu tak tampak sedikit pun penyesalan. Karena apa?

Karena kau tak benar-benar mencintainya. Karena kau tak benar-benar ingin membuatnya bahagia. Karena kau tak benar- benar ingin memberikan hatimu.

Wanita itu perlahan mundur, dengan senyum yang dipaksakan. Kau menatap kepergiannya dengan matamu. Apa yang kau pikirkan sekarang?

Kau menyesal?

Kau merasa senang?

Bagaimana dengan hatinya?

Bagaimana dengan perasaannya?

Apa kau sempat memikirkan itu?

Atau justru kau tak pernah memikirkannya?

-oOo-

Waktu ngetik nih FF yang terbayang adalah muka dinginnya mas Wu-Fan kkkk…tiba-tiba hilang fokus dari seorang Cho Kyu-Hyun

Advertisements

2 thoughts on “[Flash Fiction] – Lost

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s